Sholat menurut bahasa adalah Do'a.
Sedangkan menurut istilah,
Syekh Muhammad bin Qasim al gharabili (w. 918H) dalam kitab Fathul Qarib (Surabaya: Harisma, 2005), hal 11. Menyebutkan :
"Dan secara (istilah) syara'-Sebagaimana dikatakan oleh imam Ar-Rofi'i, (Sholat ialah) suatu rangkaian ucapan dan perbutan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam, beserta syarat2 yang telah ditentukan".
Dari dua makna diatas kita bisa mengetahui bahwa dalam solat itu sangat banyak terkandung do'a-do'a.
Hikmah yang terkandung dalam solat sangatlah banyak, diantaranya seperti yang dirangkum oleh :
Musthafa al-khin dan Musthfa al-bugha dalam kitab al-fiqh al-manhaji'ala madzhabi imam al-syafi'i (Surabaya: al-fithrah, 2000), Juz I, hal. 98.
1. Dalam solat, ada sujud sebuah posisi dimana kita merendahkan diri, hingga mencium tanah, ini merupakan pengingat bagi kita, akan kerendahan kita, dihadapan Alloh SWT.
2. Menyadarkan kita bahwa pada hakikatnya tidak ada yang mampu memberikan pertolongan pada kita selain Alloh.
3. Solat wajib dilakukan sehari semalam sebanyak 5 kali. Dan itu harus. Itu berarti ada 5 kali dalam sehari semalam untuk kita bertobat, kembali pada Alloh.
Karena, pada dasarnya kita selaku manusia biasa tidaklah mungkin kita terluput dari dosa baik disengaja maupun tidak.
4. Menguatkan akidah dan keimanan kita pada Alloh.
Dengan ibadah solat, kita kembali mempertebal keyakinan dan keimanan kita. Seperti halnya tumbuhan kering yang segar kembali dengan di guyur hujan.
Wallohu'alam
Post a Comment