Sumbangan Islam yang dilupakan (Sesi I)


"Sumbangan Islam tentang Ilmu Fisika yang sengaja dilupakan"

Sebuah laporan menyebutkan dalam hal ilmu optis, Newton mempelajari ilmu tersebut dari seorang Ilmuwan Islam yang hidup 7 abad sebelumnya. 

Ilmuwan itu bernama Al Hasan ibn al Haitami, lahir pada tahun 965 M. diwilayah yang saat ini disebut Irak.

Bahkan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan selama ini menyebutkan bahwa tidak ada ilmuwan besar diantara masa romawi kuno hingga masa Renaissance di Eropa selain beliau.

Karya Al Haitami itu sungguh luar biasa, ia berhasil membuktikan teori emisi, dimana teori tersebut menyebutkan cahaya ke mata kita bergantung kepada objek yang kita lihat. 

Padahal pemikir besar semacam plato, Euclid dan Ptolemy salah dalam menelurkan ide ide modern tentang bagaimana kita melihat suatu benda.

Al Haitami juga melaukan penelitian pertama mengenai bayangan,pelangi, dan cakrawala dengan mengamatu bagaimana sinar matahari melalui atmosfer, dimana ia dapat memperkirakan tinggi atmosfer itu sekitar 100 m.

Salah satu karya terbesarnya Al-Haitami adalah mengenai mekanisme celestisal yang menjelaskan tentang orbit planet, 
Namun sayang karyanya ini dikenal belakangan, karena dikembangkan di Eropa oleh Copernicus, Galileo, Kepler, dan Newton.
.
Kutipan : Buku Islam Sumber Ilmu modern,Edhie Dea,Hal.26,CV Indah Mustika.

.
"Lutfi Saeful Miladi"


إرسال تعليق

Post a Comment (0)

أحدث أقدم